WISATA  

Wisata Kebun Teh Taraju Tasikmalaya: Sejarah, Daya Tarik dan Rute Perjalanan

Wisata Kebun Teh Taraju Tasikmalaya
Wisata kebun teh Taraju, Tasikmalaya. Foto from Instagram @heru_montana

WISATA, gotasik.com – Tasikmalaya, tak hanya dikenal dengan kerajinan tangan dan kuliner khasnya, tetapi juga memiliki berbagai destinasi wisata alam yang menakjubkan.

Salah satu yang paling populer adalah Kebun Teh Taraju, destinasi yang menawarkan suasana sejuk dan panorama hijau yang menenangkan.

Terletak di Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, objek wisata ini bisa dijangkau dalam waktu sekitar 1 jam 50 menit. Dari pusat kota Tasikmalaya, memiliki jarak tempuh sekitar 50 kilometer.

Kebun teh yang terhampar luas ini, sering dijadikan tempat pelarian bagi mereka yang ingin sejenak melupakan hiruk-pikuk kehidupan kota dan menenangkan pikiran.

Daya Tarik Kebun Teh Taraju Tasikmalaya

Selain menawarkan hamparan tanaman teh yang memanjakan mata, Kebun Teh Taraju memiliki udara segar yang sulit ditemukan di perkotaan.

Destinasi ini, sangat cocok untuk liburan keluarga, berkat suasananya yang asri dan nyaman.

Para pengunjung bisa bersantai di gazebo-gazebo yang disediakan di sekitar kebun, sambil menikmati panorama alam yang menenangkan.

Tempat ini juga menarik bagi para pecinta fotografi, karena banyaknya spot indah untuk berfoto.

Selain pemandangan alam, pengunjung bisa melihat langsung aktivitas para pekerja kebun teh yang tengah memetik daun teh, memberikan pengalaman yang otentik.

Dengan luas mencapai 8.027 hektar, kebun teh ini tak hanya menyuguhkan hamparan hijau tanaman teh, tetapi juga deretan pepohonan yang menambah keasrian suasana.

Bagi pengunjung yang ingin berlama-lama menikmati keindahan alam, tersedia pula area camping yang memungkinkan pengunjung bermalam di alam terbuka.

Saat malam tiba, menikmati matahari terbenam (sunset) dari kebun teh ini adalah salah satu pengalaman yang tak boleh dilewatkan.

Sejarah dan Akses

Di tengah hamparan kebun teh ini, terdapat bangunan bersejarah berupa pabrik teh yang didirikan pada masa kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1909.

Pengunjung dapat menjelajahi pabrik ini, menambah pengetahuan tentang sejarah panjang produksi teh di wilayah ini.

Akses menuju Kebun Teh Taraju cukup mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meskipun rutenya berkelok-kelok seperti jalur pegunungan pada umumnya, jalan menuju lokasi sudah diaspal dengan baik dan petunjuk arah yang jelas.

Wisatawan hanya perlu mengikuti papan penunjuk jalan menuju Taraju untuk sampai ke lokasi.

Respons Wisatawan

Alin Susanti (37), seorang wisatawan asal Kota Tasikmalaya yang baru saja mengunjungi Kebun Teh Taraju, mengungkapkan kepuasannya setelah berlibur di tempat ini.

“Saya sangat menikmati suasana di sini. Udara segar dan pemandangan hijau membuat saya merasa rileks setelah kesibukan di kota.”

“Apalagi, melihat langsung para pemetik teh bekerja, itu memberi pengalaman yang berbeda,” kata Alin.

Alin menambahkan, lokasi ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

“Tempatnya nyaman, ada banyak spot untuk duduk-duduk sambil menikmati pemandangan.”

“Anak-anak juga senang karena bisa berlarian di kebun teh. Saya pasti akan kembali lagi ke sini,” ucap Alin.

Biaya dan Jam Operasional

Salah satu keunggulan dari destinasi wisata ini adalah gratisnya tiket masuk.

Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir, yaitu Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil. Kebun Teh Taraju buka setiap hari mulai pukul 06:00 hingga 18:00 WIB.

Bagi Anda yang ingin merasakan liburan dengan suasana tenang dan udara yang sejuk, Kebun Teh Taraju Tasikmalaya merupakan pilihan yang sangat direkomendasikan.

Nikmati keindahan alamnya, hirup udara segarnya, dan rasakan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.***