HIBURAN, gotasik.com – Twenty Five Twenty Nine, adalah salah satu drama Korea (Drakor) yang banyak menarik perhatian penonton, disutradarai oleh Jung Ji Hyun dan ditulis oleh Kwon Do Eun.
Drama ini, menawarkan kisah romantis yang penuh emosi, dibalut dengan latar belakang krisis ekonomi yang melanda Korea Selatan pada akhir 1990-an.
Dengan total 16 episode, drama ini menggambarkan perjuangan hidup para tokoh utamanya. Sekaligus, mengangkat isu-isu sosial yang relevan dengan masa tersebut.
Sinopsis dan Latar Belakang Cerita
Berlatar tahun 1998 hingga 2021, Twenty Five Twenty Nine menceritakan kehidupan sekelompok anak muda yang menghadapi tantangan besar dalam mengejar impian mereka.
Mereka, tidak hanya harus berjuang menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar. Tetapi, menghadapi krisis keuangan besar yang memengaruhi kehidupan seluruh rakyat Korea Selatan.
Dua karakter utama yang menjadi fokus cerita adalah Na Hee Do, seorang atlet anggar muda yang diperankan oleh Kim Tae Ri.
Lalu, Baek Yi Jin, diperankan oleh Nam Joo Hyuk, yang keluarganya mengalami kebangkrutan akibat krisis ekonomi tersebut.
Perjalanan Na Hee Do sebagai Atlet Anggar
Na Hee Do, seorang anggota tim anggar di sekolah menengahnya, harus menghadapi kenyataan pahit ketika tim anggarnya terpaksa dibubarkan akibat krisis ekonomi.
Namun, dengan semangat pantang menyerah, Hee Do berhasil masuk ke tim nasional anggar. Meskipun demikian, tantangan belum berakhir.
Tim nasional juga terancam bubar, membuat perjuangan Hee Do semakin berat.
Kisah perjuangan Na Hee Do tidak hanya tentang karier atletiknya, tetapi tentang perjalanan emosional dan kedewasaan yang ditempuhnya di tengah situasi sulit.
Baek Yi Jin: Dari Kehancuran ke Kebangkitan
Krisis ekonomi juga, berdampak besar pada kehidupan Baek Yi Jin. Setelah keluarganya kehilangan segalanya akibat kebangkrutan, Yi Jin harus menyesuaikan diri dengan realitas baru.
Dari seorang pemuda yang hidup dalam kemewahan, ia terpaksa menjalani pekerjaan kasar. Seperti, menjadi pengantar koran dan bekerja di toko penyewaan buku untuk bertahan hidup.
Namun, tekadnya yang kuat membawanya menjadi reporter olahraga di salah satu jaringan televisi besar di Korea.
Pertemuan Pertama dan Kembali pada Usia 25 dan 29
Na Hee Do dan Baek Yi Jin, pertama kali bertemu saat mereka berusia 18 dan 22 tahun.
Hubungan mereka berkembang seiring waktu, dan seperti yang tercermin dari judul drama ini, mereka kembali dipersatukan pada usia 25 dan 29.
Pertemuan kembali ini, membawa hubungan mereka ke tingkat yang lebih dalam. Di mana, cinta tumbuh di tengah berbagai tantangan hidup yang mereka hadapi.
Go Yu Rim: Rivalitas di Arena Anggar
Selain Na Hee Do dan Baek Yi Jin, karakter Go Yu Rim (diperankan oleh Bona WJSN) juga memiliki peran penting dalam drama ini.
Go Yu Rim, adalah rival utama Na Hee Do di dunia anggar. Sekaligus, atlet muda yang sukses meraih medali emas.
Persaingan antara kedua atlet ini, memberikan dinamika menarik dalam cerita, menciptakan ketegangan dan persahabatan yang tak terduga.
Puncak Cerita di Asian Games
Salah satu momen penting dalam drama ini, terjadi ketika Na Hee Do dan Baek Yi Jin dipertemukan kembali di ajang Asian Games.
Kompetisi ini, bukan hanya menjadi puncak perjuangan mereka sebagai individu. Tetapi juga, sebagai momen penting dalam hubungan mereka.
Di tengah krisis dan ketidakpastian, cinta mereka tumbuh, menguji sejauh mana mereka bisa bertahan menghadapi situasi yang penuh tekanan.
Twenty Five Twenty Nine, tidak hanya menawarkan kisah cinta yang manis. Tetapi menghadirkan refleksi mendalam tentang impian, kegagalan, dan kebangkitan.
Dengan latar belakang sejarah yang kuat, drama ini berhasil menggambarkan dampak dari krisis ekonomi terhadap generasi muda Korea Selatan.
Saksikan perjuangan dan kisah cinta Na Hee Do dan Baek Yi Jin dalam Drakor Twenty Five Twenty Nine ini di platform streaming Netflix.***